lomba

Review novel: Love Puzzle

Foto0078

Judul:                       Love Puzzle

Penulis :                  Eva Sri Rahayu

Penerbit :               Teen Noura

Tahun Terbit:        November 2013

Jumlah Halaman:   286 halaman.

ISBN:                        978-602-1606-04-9

Ukuran Buku:       13×19 cm

.

.

Sinopsis:

Rasi memberi senyuman, tetapi cowok itu malah tidak mengacuhkannya.

“Raja?” sapa Rasi.

“Sori?” Kening cowok itu berkerut.

“Kamu Raja, kan?” tanya Rasi lagi.

“Hmm, enggak usah sok kenal, deh,” balas Raja dingin.

Rasi melengkungkan bibirnya, cowok keren memang sering kena amnesia! “Enggak usah nyebelin gitu, deh. Kamu kan yang nanya-nanya soal fotografi di atap BIM kemarin? Kalau aku salah orang, biasa aja, deh.”

Raja merespon perkataannya dengan wajah kaget. Namun sedetik kemudian, ekspresi Raja kembali sinis. “Denger ya, aku enggak kenal kamu!” geram Raja penuh penekanan.

***

Sejak ketemu cowok itu, Rasi merasa level hatinya naik turun seperti roller coaster: kadang berbunga, kadang kesal setengah mati. Sama seperti sikap Raja yang jago sulap: kadang baik, kadang nyebelin. Ada ya orang yang seperti itu? Rasi hanya belum tahu kalau di balik semua kejadian ada misteri tersimpan. Dan takdir menuntun Rasi masuk ke labirin yang entah ke mana berujung ….

Book Trailer

.

.

Review:

Sebenernya ini novelnya udah aku baca begitu novelnya nyampe rumah, muehehe~ tapi berhubung tugas bikin frustasi, jadi  ditunda-tunda terus bikin reviewnya u,u (maaf ya mbak Eva TT^TT)

Dua kata buat novel ini : Nano-nano!

Dari lembar-lembar pertama sempat ngakak waktu Rasi bercerita tentang dongengnya bersama sang Kuntilanak. Begitu buka lembar lagi, buka lembar lagi, bingung. makin lama, makin lama, makin banyak lembar yang dibaca makin deg-degan xD

Dari plotnya udah asyik. Saya bener-bener menikmati jalan ceritanya, deg-degannya dan gregetnya. semacam paket komplit, konfliknya macem-macem. Gak cuma pacaran+cinta-cintaan ke orang yang ditaksir doang, tapi masalah krisis identitas, dan perbandingan antar saudara oleh orang tua.

Nah, yang jadi kesukaan aku di novel ini salah satunya adalah mengenai krisis identitas yang dialami Raja. Meskipun seringkali masalah itu dianggep sepele oleh kita, tapi sebenernya hal itu mempengaruhi kehidupan seseorang loh. Mana ada sih yang mau dianggep mati sedangkan jelas-jelas kita masih hidup dan kakinya juga menapak di tanah? /emosi sendiri/

Karakter Raja Iskandar Agusta dan Raja Alexander Agusta yang compleks dan dinamis di novel ini membuat novel ini makin ‘hidup’  (yeah, kalo tokohnya baik terus dari awal sampe akhir mungkin aku juga ga bakalan baca sampe selesei xD). Terus, aku juga gak tahu harus nyalahin ke siapa, ke Alex atau Iskandar atas konflik yang terjadi. Aku malah melihat mereka berdua ini sebagai korban sih sebenarnya. Mereka berdua korban keadaan, dan lingkungan mereka yang gak mau nerima kenyataan. Secara keseluruhan, penokohannya bagus banget. Iskandar, Alex, dan Ayara kayak begitu teh karena ada sebab akibatnya. Gak lahir-lahir langsung jadi orang jahat atau jadi orang baik xD

Tapi jujur, aku gemes pengen nabok Ayara. Entahlah, tapi aku kurang suka sama tokoh Ayara yang tipikal ‘Ojou-sama’, alias tuan putri,  posesif, dan crybaby.

Oiya, aku lupa tentang tokoh utamanya yaitu Rasi. Rasi ini tipikal anak yang kepo kalo menurut aku. Tapi karena ke-kepo-annya itulah yang bikin dia bisa tahu apa yang terjadi sebenernya meskipun hal itu bikin emosinya naik turun macam roller coaster. Kadang sedih, kadang jengkel, kadang seneng, dan kadang bingung. Tapi aku seneng-seneng aja sih sama karakter Rasi.

Feelnya dapet, dan ceritanya yang beda dari teenlit yang pernah aku baca bikin aku makin suka sama novel ini. Covernya juga suka, tapi heran aja kenapa puzzlenya gak dimasukin di cover gitu.

Pertama kali baca sinopsisnya juga bikin alis mengkerut, kirain double personalities.  Tapi ternyata mereka kembar saudara-saudara! /apalah Chan -___-/

Secara keseluruhan sih udah keren, cuma  ada tokoh yang aku ga suka (tapi itu subjektif, tergantung siapa yang baca. Siapa tahu kalian mah malah suka sama karakter Ayara? Saya gak tahu :D), dan juga ada percakapan yang menurut aku rada kaku kalo diucapin di dunia nyata. Kayak misalnya:

“Raja, cinta kalian … cintamu dan Iskandar tidak bisadikalahkan oleh kematian.” (p. 214)

(Buat seorang Fujoshi seperti saya, kalimat diatas bikin otak saya mikir macem-macem xD)

Judul dan isi ceritanya juga nyambung banget, Love Puzzle. Mereka harus menyusun kepingan-kepingan puzzle di hidup mereka supaya mereka tahu yang sebenarnya.

Aku kasih empat bintang. Mungkin kalo aku suka sama karakter Ayara dan aku gak mikir macem-macem soal kalimat diatas, aku kasih lima bintang deh xD

Buat yang suka sama sesuatu yang bikin greget, novel ini recommended banget deh ^O^b

 Everyone has scars ….Foto0079 Foto0080andromax-t-300x250bannerlovepuzzle1

Good Luck mbak Eva ^O^/

Advertisements

5 thoughts on “Review novel: Love Puzzle

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s